Lagu Batak Tentang : Artis, Pencipta, Musisi, Produser, Penikmat, Syair Hamu anakkon hu, (Hai kamu anak anak ku) Tampukni pusu-pusuki (semua buah hatiku) Pasabarma amang, (bersabar lah kalian anakku) Pasabarma boru (bersabarlah hai putriku) Laho pature-ture au. (untuk merawat aku) Nungnga matua au (saya sudah sangat tua) Jala sitogu togu on i (harus dipapah kesana kemari) Sulangon mangan ahu, (makan pun harus disuapin) Siparidion au (harus dimandikan (krn tidak bisa mandi sendiri)) Alani parsahitokki. (disebabkan penyakitku ini) Reff Somarlapatan marende, margondang, marembas hamu (tiada ada artinya pesta dan tari tarian kalian) Molo dung mate au. (kalau saya sudah meninggal) Somarlapatan nauli, na denggan, patupaon mu (tiada arti kebaikan yang kalian berikan padaku) Molo dung mate au. (kalau saya sudah meninggal) Uju di ngolukkon ma nian (pada saat aku hidup begini lah) Tupa ma bahen akka nadenggan (kalian tawarkan itu padaku) Asa tarida sasude (supaya nyata kelihatan) Holong ni roham...
Alkisah, pada zaman dahulu di daerah Silahan, Tapanuli Utara, hiduplah sepasang suami-istri yang memiliki dua orang anak laki-laki. Yang sulung bernama Datu Dalu, sedangkan yang bungsu bernama Sangmaima. Ayah mereka adalah seorang ahli pengobatan dan jago silat. Sang Ayah ingin kedua anaknya itu mewarisi keahlian yang dimilikinya. Oleh karena itu, ia sangat tekun mengajari mereka cara meramu obat dan bermain silat sejak masih kecil, hingga akhirnya mereka tumbuh menjadi pemuda yang gagah dan pandai mengobati berbagai macam penyakit. Pada suatu hari, ayah dan ibu mereka pergi ke hutan untuk mencari tumbuhan obat-obatan. Akan tetapi saat hari sudah menjelang sore, sepasang suami-istri itu belum juga kembali. Akhirnya, Datu Dalu dan adiknya memutuskan untuk mencari kedua orang tua mereka. Sesampainya di hutan, mereka menemukan kedua orang tua mereka telah tewas diterkam harimau. Dengan sekuat tenaga, kedua abang-adik itu membopong orang tua mereka pulang ke rumah. Usai acara penguburan,...
PATIK NI NA TONGKA TONGKA ALLANGON INDAHAN NI NAPINAROROT Pantang memakan makanan anak yang diasuh Tongka , pantang. Allang, makan, mangallang, memakan, indahan, nasi, napinarorot, yang diasuh. Pantang bagi pemimpin melakukan tindakan yang menyelewengkan hak-hak masyarakat yang mengakibatkan kemiskinan dan kelaparan. IJUR TARPISTAK, PAT TARDEGE, TONGKA MASIPAIHUTIHUTAN. Hindarkan melakukan kesalahan berturut-turut. Ijur, ludah. Tarpistak, muncrat. Pat, kaki. Tardege, terpijak. Masipaihutihutan, saling mengikuti. Ludah muncratkepada orang lain, dan kakinya pun dipijak adalah dua kesalahan sekaligus. Di ibaratkan kepada perbuatan/ucapan yang mencemari seseorang dan melakukan penganiayaan fisik (yang tidak disengaja). TONGKA DOHONON GOAR NI BAO Jangan menyebut nama ipar Dohonon, menyebut, memanggil. Goar, nama. Bao, ipar (perempuan vs laki-laki). Pesan ini termasuk untuk tidak sembarang menyebut nama-nama menurut etika adat batak. Menciptakan batasan kebebasan terhadap orang yang ...
Komentar
Posting Komentar